Kasus "Gerakan Tutup Mulut" alias gak mau makan untuk anak usia batita memang bukan hal baru. Ini sudah menjadi problem utama para ibu. Bikin pusing, kalut, dan panik ibu-ibu. Masalah ini merupakan sasaran empuk para produsen untuk menciptakan varian produk suplemen anak. Saya termasuk salah satu korbannya. Paling tidak bisa sedikit meredakan kepanikan saya bila Razka, si 3 tahun yang wonderful ini melakukan aksi GTM. Lama kelamaan saya berpikir, ketergantungan terhadap suplemen juga tidak baik. Meski iming2nya terbuat dari bahan-bahan alami.
Saat ini saya sudah tidak lagi sering memaksa Razka untuk makan. Kalau memang dia sedang enggan, maka saya akan mendiamkannya sampai rasa lapar itu sendiri yang membimbingnya minta makan. Semoga saya tidak terdengar sebagai ibu sadis ya...
Apalagi sekarang, Razka sudah pinter menjawab. Jadi cara-cara memaksa bukan lagi suatu cara yang jitu. Seperti pagi ini, Oma tersayang menanyakan menu apa yang Razka inginkan. Jawabannya malah "aku gak mau maem oma... aku sudah gemuk". Oma pakai cara lain "ini bisa bikin kurus", eh kok dengan cepat dijawab lagi "aku gak mau kuus".
Phew.... oma speechless dan berlalu pergi...
Kamis, 02 September 2010
Rabu, 01 September 2010
Sholat
Ini lagi upaya mencari perhatian yang 'menyebalkan' dari my lil Tiger. Sepertinya dia punya jiwa pengatur yang belum pada tempatnya. Lebih tepatnya keras kepala mungkin ya....
Orang yang di dekatnya harus ikut 'petunjuk' dan 'arahan'nya. Terutama saya, oma dan mas Raul. Hal yang paling sering dilarangnya apabila kami akan melakukan adalah makan, mandi, pipis, pupup, merem dan sholat.
Saya sering katakan bahwa hal-hal tersebut di atas tidak boleh dilarang, karena merupakan hak azasi seseorang *dia ngerti gak ya?*. Saya juga bilang Allah akan marah kalau kita gak sholat. eh dia malah bilang gini "Bunda jangan owat, bia dimaain Awoh". Grhhh kok membiarkan bundanya dimarahin Allah. Wong sholat aja dosa bundanya masih banyak. Gimana sih?
Kemarin pun demikian. Akhirnya agar bisa sholat dengan nyaman, saya ajak dia sholat juga. "Ayo kita sholat bareng aja". "Aku udah bun". Wah bangga saya... karena biasanya dia hanya mau sholat Jumat, karena ke masjid. "Kapan nak? kok bunda gak liat?". "Udah bun, aku udah penah" jawabnya yakin. Hah??? *garuk-garuk kepala*
--awas ya nak, kalau sudah besar gak boleh jawab seperti itu lho...--
Orang yang di dekatnya harus ikut 'petunjuk' dan 'arahan'nya. Terutama saya, oma dan mas Raul. Hal yang paling sering dilarangnya apabila kami akan melakukan adalah makan, mandi, pipis, pupup, merem dan sholat.
Saya sering katakan bahwa hal-hal tersebut di atas tidak boleh dilarang, karena merupakan hak azasi seseorang *dia ngerti gak ya?*. Saya juga bilang Allah akan marah kalau kita gak sholat. eh dia malah bilang gini "Bunda jangan owat, bia dimaain Awoh". Grhhh kok membiarkan bundanya dimarahin Allah. Wong sholat aja dosa bundanya masih banyak. Gimana sih?
Kemarin pun demikian. Akhirnya agar bisa sholat dengan nyaman, saya ajak dia sholat juga. "Ayo kita sholat bareng aja". "Aku udah bun". Wah bangga saya... karena biasanya dia hanya mau sholat Jumat, karena ke masjid. "Kapan nak? kok bunda gak liat?". "Udah bun, aku udah penah" jawabnya yakin. Hah??? *garuk-garuk kepala*
--awas ya nak, kalau sudah besar gak boleh jawab seperti itu lho...--
Aku, Anak Macan
Gak tau kenapa, akhir-akhir ini Razka suka banget gigitin badan, tangan, kaki orang. Pertama-tama sih geli. Lama-lama kesel juga, sakiiitttt. Apalagi kalau dia curi-curi gigit, lha yang digigit kan selain sakit juga kaget.
Huh, sudah sampe ubun-ubun nih. Akhirnya saya tanya aja "Razka, kenapa sih suka gigit-gigit orang gitu" dan jawabnya "Aku kan anak acan, aku kuwang daging". Hah... film apalagi nih yang menginspirasinya. Terus dia ndusel-ndusel bundanya sambil mengeong "Kok anak macan mengeong?". "Kan maih ketil bunda..." dia beralasan. Jiaaahhh adaaa aja.
Sejak memproklamirkan diri sebagai Anak Macan, maka setiap minta tolong atau memanggil saya jadi "Bunda Acan", doooohhhh.... padahal beberapa bulan lalu dia bilang kalau dirinya adalah Ikan Baakuda [Ikan Baracuda]. Besok apalagi ya sebutannya????
Anyway, I love u, Lil Tiger. *always*
Huh, sudah sampe ubun-ubun nih. Akhirnya saya tanya aja "Razka, kenapa sih suka gigit-gigit orang gitu" dan jawabnya "Aku kan anak acan, aku kuwang daging". Hah... film apalagi nih yang menginspirasinya. Terus dia ndusel-ndusel bundanya sambil mengeong "Kok anak macan mengeong?". "Kan maih ketil bunda..." dia beralasan. Jiaaahhh adaaa aja.
Sejak memproklamirkan diri sebagai Anak Macan, maka setiap minta tolong atau memanggil saya jadi "Bunda Acan", doooohhhh.... padahal beberapa bulan lalu dia bilang kalau dirinya adalah Ikan Baakuda [Ikan Baracuda]. Besok apalagi ya sebutannya????
Anyway, I love u, Lil Tiger. *always*
Selasa, 31 Agustus 2010
Takut pada apa?
Akhir pekan bersama Razka tuh sangat 'mengasikkan', badan dan raga saya seperti "berolahraga", kata yang tepat untuk menunjukkan betapa dinamisnya kebersamaan kami *nyengir*.
Mau tau kenapa saya sebut demikian? karena setiap waktu bersamanya saya perlu lari kesana-kesini, mandi, main petak umpet, kejar-kejaran, kuda-kudaan, uncang-uncang angger, sampe pake baju aja saya perlu ikutan loncat-loncat dan guling-guling menangkap kedua kakinya, doooohhhhh..... belum lagi ada aja celotehannya yang bikin emosi saya karu-karuan, tergelak, senyum simpul, terheran-heran bahkan sedikit naik pitam, phew....
Saya tau kok ini bukan hanya terjadi pada saya, tapi juga semua ibu yang punya anak batita hehehe cari temen ach...
Nah paragraf yang di atas itu bagian pembuka ke-seru-an kami ya... Sebenernya sih intinya adalah bagaimana saya memanfaatkan momen "bunda & anak" ini. Gak setiap waktu Razka enak diajak ngobrol, kalau lagi males atau gak tau jawabnya gimana, dia pasti melengos atau 'nylimur' bundanya dengan hal lain. Tapi di kala dia lagi mau diajak ngobrol ini saya berusaha mengulik apa yang dia rasakan. Salah satunya adalah rasa ingin tau saya akan reaksi sebenarnya kalau saya lagi 'bertanduk' *WTKdeh*
Bunda: mas Razka tuh takutnya sama apa sih?
Razka: emmm... aku atut ama anjing bunda, ama kucing gak, aku uka ayang-ayang...
Gini nih kalau lagi doyan ngomong, yang gak ditanya juga dikasih tau. Bundanya sih ngangguk-nangguk sok pengertian padahal penasaran setengah mati.
Bunda: selain binatang, apa lagi?
Razka: Guajaaahhh bunda *mulut menyot-menyot*
Grrhhhh sambil menahan geram karena belum dapat jawaban yang diinginkan.
Bunda: maksud bunda takut gak sih kalau bunda lagi marah? --gak sabar, akhirnya kasih clue--
Razka: Gak!
jawabannya pendek tapi ekspresinya itu loh... nggemesin
Bunda: Kalau bunda marah sambil melotot?
Razka: Gak bundaaa....
Bunda: masih maksa, Kalau bunda marah sambil melotot dan suara keras?
Razka: Gak
dijawab dengan pasti dan mata keryip-keryip
Bunda: Kalau ayah yang marah?
Razka: Gak uga... *nyengir mesem, mata menyipit* aku atut sama kecoak, tikus, hemto [hamster].
Jawaban ini seolah menegaskan bahwa Razka takut terhadap beberapa jenis binatang... heheheh iya iya gak tanya lagi deh....
Akhirnya saya nyerah, memang bukan berharap dia takut sama ortunya tapi saya bertanya karena saya berharap Razka menyadari bahwa ada kalanya bunda dan ayah bisa menjadi "monster" yang perlu 'ditakuti penuh respek'. Yang paling penting adalah bahwa jawaban Razka bisa menjadi lahan introspeksi saya. Syukur-syukur kalau dia jawab, bahwa dia takut sama Tuhan hehehe.... anak umur 3 tahun gitu loch....
Tapi sudahlah.... saya sebenernya juga tau kok kalau Razka punya cara sendiri untuk menunjukkan rasa hormat dan sayangnya terhadap kami, kedua orangtuanya. Mungkin juga Razka belum bisa jawab secara akurat, belum waktunya heheheh.... --inget... jangan peram tumbuh kembangnya--
*Amiin*
Mau tau kenapa saya sebut demikian? karena setiap waktu bersamanya saya perlu lari kesana-kesini, mandi, main petak umpet, kejar-kejaran, kuda-kudaan, uncang-uncang angger, sampe pake baju aja saya perlu ikutan loncat-loncat dan guling-guling menangkap kedua kakinya, doooohhhhh..... belum lagi ada aja celotehannya yang bikin emosi saya karu-karuan, tergelak, senyum simpul, terheran-heran bahkan sedikit naik pitam, phew....
Saya tau kok ini bukan hanya terjadi pada saya, tapi juga semua ibu yang punya anak batita hehehe cari temen ach...
Nah paragraf yang di atas itu bagian pembuka ke-seru-an kami ya... Sebenernya sih intinya adalah bagaimana saya memanfaatkan momen "bunda & anak" ini. Gak setiap waktu Razka enak diajak ngobrol, kalau lagi males atau gak tau jawabnya gimana, dia pasti melengos atau 'nylimur' bundanya dengan hal lain. Tapi di kala dia lagi mau diajak ngobrol ini saya berusaha mengulik apa yang dia rasakan. Salah satunya adalah rasa ingin tau saya akan reaksi sebenarnya kalau saya lagi 'bertanduk' *WTKdeh*
Bunda: mas Razka tuh takutnya sama apa sih?
Razka: emmm... aku atut ama anjing bunda, ama kucing gak, aku uka ayang-ayang...
Gini nih kalau lagi doyan ngomong, yang gak ditanya juga dikasih tau. Bundanya sih ngangguk-nangguk sok pengertian padahal penasaran setengah mati.
Bunda: selain binatang, apa lagi?
Razka: Guajaaahhh bunda *mulut menyot-menyot*
Grrhhhh sambil menahan geram karena belum dapat jawaban yang diinginkan.
Bunda: maksud bunda takut gak sih kalau bunda lagi marah? --gak sabar, akhirnya kasih clue--
Razka: Gak!
jawabannya pendek tapi ekspresinya itu loh... nggemesin
Bunda: Kalau bunda marah sambil melotot?
Razka: Gak bundaaa....
Bunda: masih maksa, Kalau bunda marah sambil melotot dan suara keras?
Razka: Gak
dijawab dengan pasti dan mata keryip-keryip
Bunda: Kalau ayah yang marah?
Razka: Gak uga... *nyengir mesem, mata menyipit* aku atut sama kecoak, tikus, hemto [hamster].
Jawaban ini seolah menegaskan bahwa Razka takut terhadap beberapa jenis binatang... heheheh iya iya gak tanya lagi deh....
Akhirnya saya nyerah, memang bukan berharap dia takut sama ortunya tapi saya bertanya karena saya berharap Razka menyadari bahwa ada kalanya bunda dan ayah bisa menjadi "monster" yang perlu 'ditakuti penuh respek'. Yang paling penting adalah bahwa jawaban Razka bisa menjadi lahan introspeksi saya. Syukur-syukur kalau dia jawab, bahwa dia takut sama Tuhan hehehe.... anak umur 3 tahun gitu loch....
Tapi sudahlah.... saya sebenernya juga tau kok kalau Razka punya cara sendiri untuk menunjukkan rasa hormat dan sayangnya terhadap kami, kedua orangtuanya. Mungkin juga Razka belum bisa jawab secara akurat, belum waktunya heheheh.... --inget... jangan peram tumbuh kembangnya--
*Amiin*
Rabu, 28 Juli 2010
Sleep in style
Ternyata mom and son ini memiliki gaya tidur yang sama di suatu waktu.
Captured by ayah yang belum tidur, pada malam 24 Juli 2010.
Bedanya yang satu tidur tenang, yang satu tidur mikir [u know which one is] :p
Look how cute they are..... ;p

Rabu, 14 Juli 2010
Happy Birthday
Yipppeeee......
My son --and my moon & star-- HAPPY BIRTHDAY dear.
May the star shines on your birthday
Just as you shine every day
Muach muach muaaaaaccchhhhh
Hmmm sudah bisa jawab kalau umurnya sekarang sudah "3" :D
Bunda gak tau mau tulis apa, tapi bunda yakin Razka tau begitu banyak doa dan upaya bunda terfokus untuk Razka.
Big hug and kisses.
-ayah & bunda-
My son --and my moon & star-- HAPPY BIRTHDAY dear.
May the star shines on your birthday
Just as you shine every day
Muach muach muaaaaaccchhhhh
Hmmm sudah bisa jawab kalau umurnya sekarang sudah "3" :D
Bunda gak tau mau tulis apa, tapi bunda yakin Razka tau begitu banyak doa dan upaya bunda terfokus untuk Razka.
Big hug and kisses.
-ayah & bunda-
Jumat, 25 Juni 2010
Toy Story, the friendship story
Saya jatuh cinta dengan cerita dan penokohan film besutan PIXAR ini sejak sekuel pertamanya. Sarat dengan pesan moral akan persahabatan, kasih sayang, berbagi, cinta dan long lasting supportive. What good movie!!!!
Ini yang ingin saya tularkan kepada Razka, sejak dini, dan kelak selalu melekat dan menemani setiap sesi perjalanan hidupmu nak.... Bagaimana pengalaman hidup bundamu ini telah mengajarkan banyak hal, meski mungkin orang lain melihat sosok bunda adalah seseorang yang sangat biasa dan belum sukses tapi bunda gak pernah putus asa untuk selalu menjadikan perjalanan hidup ini sebuah sekolah seumur hidup. Mengeruk informasi dan melihat pengalaman hidup orang lain sebagai pelajaran bagi diri sendiri. PENTING dan HARUS nak.
Ini sinopsis ceritanya, bunda unduh dari Kapanlagi.com dan sumber lainnya.
KapanLagi.com - Pemain: Tom Hanks, Tim Allen, Joan Cusack, Don Rickles, Wallace Shawn, John Ratzenberger, Estelle Harris, Ned Beatty, Michael Keaton, Jodi Benson
Di tahun 1995 lalu, Pixar Animation Studios mengajak kita untuk bertualang ke negeri mainan dengan munculnya TOY STORY yang memukau. Tak hanya soal animasinya saja yang top quality, para aktor kawakan seperti Tom Hanks dan Tim Allen pun dipercaya untuk mengisi suara film yang berhasil mengeruk keuntungan besar buat Pixar ini.
Empat tahun kemudian sekuel pun diluncurkan dan masih menggunakan Tom Hanks dan Tim Allen sebagai pengisi suara. Bagian kedua ini pun tak kalah suksesnya dari sisi penjualan. Film ini pun masih tetap mengusung tema petualangan koleksi mainan milik Andy yang digambarkan hidup layaknya manusia.
Kini berselang hampir sepuluh tahun dari bagian kedua, Pixar kembali mencoba mengulang dua sukses sebelumnya dengan menawarkan konsep yang masih tak jauh beda dengan dua bagian sebelumnya. Jeda sepuluh tahun membuat Pixar harus menyesuaikan alur cerita. Kini digambarkan Andy sang pemilik koleksi mainan termasuk Woody (Tom Hanks) sang koboi dan Buzz (Tim Allen) sang astronot akan masuk kuliah dan bermaksud menyumbangkan seluruh koleksi mainannya pada sebuah children day care (tempat penitipan anak). (kpl/roc)
Andy akan masuk kuliah sehingga mainannya, termasuk Woody (Tom Hanks) dan Buzz (Tim Allen), akan diletakkan di loteng. Sebelum mereka bisa diletakkan di loteng, mereka tanpa sengaja dibuang dan diambil oleh tukang sampah.Woddy dan teman-teman kemudian sampai ke sebuah pusat penitipan anak, disana lalu mereka harus mencoba bertahan hidup dari bermain-main. Lalu kecerobohan dari anak-anak pra-sekolah membuat Woody berpisah dengan teman-temannya.Woody berusaha untuk menyelamatkan teman-temannya dan menemukan diri mereka di rumah baru, tetapi problem muncul karena Buzz tiba-tiba rusak sewaktu berusaha melarikan diri. Woddy mencoba untuk me-reset Buzz, tetapi akhirnya malah membuat dia kembali ke versi spanyol.Read more: http://www.bloggerceria.com/2010/02/toy-story-3-sinopsis-trailer-film-toy.html#ixzz0rpPSJnK5
Dan ketika ada kesempatan cuti sehari karena ada suatu urusan, bunda ajak Razka ditemani Raul, Tante Na dan Oom Adi nonton film favorit ini di PIM1. beruntung Razka sudah pernah lihat 2 sekuel sebelumnya di video sehingga bunda tidak terlalu repot menceritakan dari awal ya nak, hehehehe.
Tokoh favorit Razka adalah Buzz Lightyear dengan kalimat jargonnya "to infinity and beyond...", kalau kata Razka "itipiti en beyon" xixixiiiii.... Buzz si robot space ranger ini memang selalu merasa sebagai seorang pahlawan yang akan melindungi angkasa dari tangan jahat kapten Zurk yang konon adalah ayahnya heheheh.... Buzz datang dalam kehidupan Andy dan sempat membuat Woody boneka koboy kesayangan Andy merasa tersisih. Meski akhirnya mereka menjadi sahabat sejati dan berjanji untuk selalu mendukung Andy, apapun yang terjadi.
Woody sendiri, adalah koboy yang berjiwa pemimpin dan setia kawan serta siap menghadapi segala tantangan demi sebuah kebersamaan. Dia telah menemani masa kecil Andy dan menjadi mainan kesayangan Andy, hingga Andy menjelang perguruan tinggi. Tapi apa daya, kebersamaan Woody selama ini dengan mainan lainnya telah membuatnya memilih jalan lain yaitu tetap bersama dengan kawan mainannya. Woody pun menyadari bahwa dia tidak dapat lagi bersama Andy selamanya. Woody merasa lebih berguna bila dapat menemani anak yang masih membutuhkan permainan seperti dirinya.
-No toys get left!!!!-
Ini yang ingin saya tularkan kepada Razka, sejak dini, dan kelak selalu melekat dan menemani setiap sesi perjalanan hidupmu nak.... Bagaimana pengalaman hidup bundamu ini telah mengajarkan banyak hal, meski mungkin orang lain melihat sosok bunda adalah seseorang yang sangat biasa dan belum sukses tapi bunda gak pernah putus asa untuk selalu menjadikan perjalanan hidup ini sebuah sekolah seumur hidup. Mengeruk informasi dan melihat pengalaman hidup orang lain sebagai pelajaran bagi diri sendiri. PENTING dan HARUS nak.
Ini sinopsis ceritanya, bunda unduh dari Kapanlagi.com dan sumber lainnya.
KapanLagi.com - Pemain: Tom Hanks, Tim Allen, Joan Cusack, Don Rickles, Wallace Shawn, John Ratzenberger, Estelle Harris, Ned Beatty, Michael Keaton, Jodi Benson
Di tahun 1995 lalu, Pixar Animation Studios mengajak kita untuk bertualang ke negeri mainan dengan munculnya TOY STORY yang memukau. Tak hanya soal animasinya saja yang top quality, para aktor kawakan seperti Tom Hanks dan Tim Allen pun dipercaya untuk mengisi suara film yang berhasil mengeruk keuntungan besar buat Pixar ini.
Empat tahun kemudian sekuel pun diluncurkan dan masih menggunakan Tom Hanks dan Tim Allen sebagai pengisi suara. Bagian kedua ini pun tak kalah suksesnya dari sisi penjualan. Film ini pun masih tetap mengusung tema petualangan koleksi mainan milik Andy yang digambarkan hidup layaknya manusia.
Kini berselang hampir sepuluh tahun dari bagian kedua, Pixar kembali mencoba mengulang dua sukses sebelumnya dengan menawarkan konsep yang masih tak jauh beda dengan dua bagian sebelumnya. Jeda sepuluh tahun membuat Pixar harus menyesuaikan alur cerita. Kini digambarkan Andy sang pemilik koleksi mainan termasuk Woody (Tom Hanks) sang koboi dan Buzz (Tim Allen) sang astronot akan masuk kuliah dan bermaksud menyumbangkan seluruh koleksi mainannya pada sebuah children day care (tempat penitipan anak). (kpl/roc)
Andy akan masuk kuliah sehingga mainannya, termasuk Woody (Tom Hanks) dan Buzz (Tim Allen), akan diletakkan di loteng. Sebelum mereka bisa diletakkan di loteng, mereka tanpa sengaja dibuang dan diambil oleh tukang sampah.Woddy dan teman-teman kemudian sampai ke sebuah pusat penitipan anak, disana lalu mereka harus mencoba bertahan hidup dari bermain-main. Lalu kecerobohan dari anak-anak pra-sekolah membuat Woody berpisah dengan teman-temannya.Woody berusaha untuk menyelamatkan teman-temannya dan menemukan diri mereka di rumah baru, tetapi problem muncul karena Buzz tiba-tiba rusak sewaktu berusaha melarikan diri. Woddy mencoba untuk me-reset Buzz, tetapi akhirnya malah membuat dia kembali ke versi spanyol.Read more: http://www.bloggerceria.com/2010/02/toy-story-3-sinopsis-trailer-film-toy.html#ixzz0rpPSJnK5
Dan ketika ada kesempatan cuti sehari karena ada suatu urusan, bunda ajak Razka ditemani Raul, Tante Na dan Oom Adi nonton film favorit ini di PIM1. beruntung Razka sudah pernah lihat 2 sekuel sebelumnya di video sehingga bunda tidak terlalu repot menceritakan dari awal ya nak, hehehehe.
Tokoh favorit Razka adalah Buzz Lightyear dengan kalimat jargonnya "to infinity and beyond...", kalau kata Razka "itipiti en beyon" xixixiiiii.... Buzz si robot space ranger ini memang selalu merasa sebagai seorang pahlawan yang akan melindungi angkasa dari tangan jahat kapten Zurk yang konon adalah ayahnya heheheh.... Buzz datang dalam kehidupan Andy dan sempat membuat Woody boneka koboy kesayangan Andy merasa tersisih. Meski akhirnya mereka menjadi sahabat sejati dan berjanji untuk selalu mendukung Andy, apapun yang terjadi.
Woody sendiri, adalah koboy yang berjiwa pemimpin dan setia kawan serta siap menghadapi segala tantangan demi sebuah kebersamaan. Dia telah menemani masa kecil Andy dan menjadi mainan kesayangan Andy, hingga Andy menjelang perguruan tinggi. Tapi apa daya, kebersamaan Woody selama ini dengan mainan lainnya telah membuatnya memilih jalan lain yaitu tetap bersama dengan kawan mainannya. Woody pun menyadari bahwa dia tidak dapat lagi bersama Andy selamanya. Woody merasa lebih berguna bila dapat menemani anak yang masih membutuhkan permainan seperti dirinya.
-No toys get left!!!!-
Langganan:
Postingan (Atom)