Hhhh... akhirnya Bunda lega deh nak... Lebaran ini ternyata memberikan hadiah lain untuk Bunda. Semua kosakata yang terekam Razka selama ini tiba-tiba mengalir deras. Naik turun tangga, Razka berhitung "satu, dua, tiga...". Razka juga tak berhenti menirukan kalimat yang bunda ucapkan dengan lancar.
Bunda: Setelah enam, berapa nak?
Razka: TUJUH [mantap]
Alhamdulillah... bukan itu saja Razka juga sudah bisa menyusun puzzle sesuai tempatnya, gak tanggung-tanggung 10 pcs lho...
Puji syukur ke hadlirat Allah SWT tak putus bunda ucapkan. Subhanallah... InsyaAllah Razka menjadi anak yang cerdas dan --harus-- sholeh.
Eh... sudah bisa 'complaint' juga "Ayah bau, ayah bau, lum ndi" hihihi pasti yang ngajarin bundanya nih :p *mode: ngaku on*
Jadi... selama ini 'ngematke' tho nak...
Sabtu, 26 September 2009
Jumat, 04 September 2009
One day in Toddler Class
Sabtu kemarin kami mengajak Razka masuk play class lebih awal. Wah ada titik cerah, my wonderful boy ini memasuki ruangan dengan gembira, dengan catatan ditemani ayah, it's fine bebe. Tapi ternyata tidak berlangsung lama, ketika kelas dimulai, Razka malah minta keluar lagi. Akhirnya ditemani bunda dan ayah masuk ke music class, cukup 15 menit saja. Razka minta keluar lagi dan pulang.
Setelah beberapa kali gak dapat mood Razka untuk menikmati kelasnya. Bunda terpaksa minta tolong oma untuk antar Razka ke sekolah dua hari sekali. Kamis kemarin merupakan kali ke dua Razka sekolah bersama Oma. Alhamdulillah sudah ada kemajuan, dari yang hanya mau mengikuti kelas 1/2 dari waktu yang disediakan, kemarin Razka sudah menyelesaiakan kelasnya dengan baik.
Menurut Oma, Razka juga cukup dapat menerima arahan 'miss' nya, meski belum sukarela, masih perlu bujukan :) Razka juga antusias dengan permainan edukasi yang diberikan. Apalagi ketika harus menabur pasir di lembar gambarnya.
Sebelum bobo, terjadi sedikit komunikasi mengenai sekolahnya, antara kami dengan Razka.
Ayah/bunda: Mas, tadi di seklah belajar apa nak?
Razka: mamam
Ayah/bunda: Setelah mamam, miss-nya kasih apa?
Razka: menggosokkan kedua telapak tangannya
Ayah/bunda: o iya cuci tangan ya.... Habis mamam bikin gambar apa?
Razka: kuwa
Ayah/bunda: wah hebat nempel kura-kura ya...
Razka: senyum manis sambil menunjuk kertas gambarnya yang kami gantung di dinding
Ayah/bunda: Och... senangnya
Oke... Sabtu besok kita sekula lagi ya mas....
Bunda tak kan pernah lelah nak...
Setelah beberapa kali gak dapat mood Razka untuk menikmati kelasnya. Bunda terpaksa minta tolong oma untuk antar Razka ke sekolah dua hari sekali. Kamis kemarin merupakan kali ke dua Razka sekolah bersama Oma. Alhamdulillah sudah ada kemajuan, dari yang hanya mau mengikuti kelas 1/2 dari waktu yang disediakan, kemarin Razka sudah menyelesaiakan kelasnya dengan baik.
Menurut Oma, Razka juga cukup dapat menerima arahan 'miss' nya, meski belum sukarela, masih perlu bujukan :) Razka juga antusias dengan permainan edukasi yang diberikan. Apalagi ketika harus menabur pasir di lembar gambarnya.
Sebelum bobo, terjadi sedikit komunikasi mengenai sekolahnya, antara kami dengan Razka.
Ayah/bunda: Mas, tadi di seklah belajar apa nak?
Razka: mamam
Ayah/bunda: Setelah mamam, miss-nya kasih apa?
Razka: menggosokkan kedua telapak tangannya
Ayah/bunda: o iya cuci tangan ya.... Habis mamam bikin gambar apa?
Razka: kuwa
Ayah/bunda: wah hebat nempel kura-kura ya...
Razka: senyum manis sambil menunjuk kertas gambarnya yang kami gantung di dinding
Ayah/bunda: Och... senangnya
Oke... Sabtu besok kita sekula lagi ya mas....
Bunda tak kan pernah lelah nak...
Senin, 24 Agustus 2009
Emoh Sekolah
Rencana memasukkan Razka ke baby class sudah sejak usianya 18 bulan, tapi masih ditahan-tahan. Akhirnya 2 minggu yang lalu saat usianya sudah 25 bulan, saya merasa merupakan waktu yang tepat untuk mendaftarkannya ke toddler class. Keputusan ini diambil agar Razka lebih supel, menambah kosa kata-nya, dan punya pengalaman baru.
Meskipun bukan trial class yang pertama kali, tapi kok sekarang malah lebih parah. Razka emoh menjejakkan kakinya ke dalam kelas. Apalagi setelah disapa oleh tutor-nya malah tambah menjauh. Wadduhhhh..... gimana nih???? wis kadung bayar je.... "Tapi ini kan baru pertama kali", batin saya.
Minggu berikutnya, sepasukan pengantar telah siap. Ayah, bunda, te' Na, teteh Ita dan Razka tentunya. Sampai di tempat, bunda sudah memberi isyarat kepada miss2 nya untuk tidak menyapa Razka. Deng deng deng deng.... jangankan masuk kelas, masuk pintu ruangan pun emoh. Ekstra bujuk-bujuk deh, keukeuh enggan masuk, malah ditambah tangisan ngamuk pula....
Huk huk huk.... bundanya tambah bingung nih.... Mungkin memang waktu kelasnya kurang tepat, karena Razka sudah ngantuk berat dan malas bersosialisasi. Akhirnya nyerah lagi, kami pulang tanpa 'belajar' sama sekali. Pada saat pamit, tutor-nya menyarankan untuk datang lebih awal sebelum ramai, sehingga Razka merasa ruangan tersebut adalah miliknya.
Well we'll see next week :(
*jangankan foto, tangan ini dipegang erat2 oleh Razka*
Meskipun bukan trial class yang pertama kali, tapi kok sekarang malah lebih parah. Razka emoh menjejakkan kakinya ke dalam kelas. Apalagi setelah disapa oleh tutor-nya malah tambah menjauh. Wadduhhhh..... gimana nih???? wis kadung bayar je.... "Tapi ini kan baru pertama kali", batin saya.
Minggu berikutnya, sepasukan pengantar telah siap. Ayah, bunda, te' Na, teteh Ita dan Razka tentunya. Sampai di tempat, bunda sudah memberi isyarat kepada miss2 nya untuk tidak menyapa Razka. Deng deng deng deng.... jangankan masuk kelas, masuk pintu ruangan pun emoh. Ekstra bujuk-bujuk deh, keukeuh enggan masuk, malah ditambah tangisan ngamuk pula....
Huk huk huk.... bundanya tambah bingung nih.... Mungkin memang waktu kelasnya kurang tepat, karena Razka sudah ngantuk berat dan malas bersosialisasi. Akhirnya nyerah lagi, kami pulang tanpa 'belajar' sama sekali. Pada saat pamit, tutor-nya menyarankan untuk datang lebih awal sebelum ramai, sehingga Razka merasa ruangan tersebut adalah miliknya.
Well we'll see next week :(
*jangankan foto, tangan ini dipegang erat2 oleh Razka*
Rabu, 05 Agustus 2009
Tayaaaa....!!!!
Alhamdulillah Razka semakin lancar mengikuti kosa kata yang kami ucapkan. Seperti biasa dia suka banget kalau disuruh cari barang-barang yang tersembunyi. Setiap ada benda yang bisa ditemukan bundanya bilang "taraaaa...." Selang beberapa menit ketika giliran Razka mencari benda dan menemukannya, spontan teriak "tayyaaa...".

Gak apa kok nak kalau masih cadel, InsyaAllah cepet lancar ya...
Bunda sudah ingin segera mendengar celotehanmu :)
Bunda sudah ingin segera mendengar celotehanmu :)
Senin, 03 Agustus 2009
"Hard Attitude"
Polah tingkah anak-anak itu bukan saja menggemaskan tapi juga menguras kesabaran orang tua. Setiap bulan 'keajaiban'nya berganti-ganti. Hot attitude bulan ini adalah "Emoh Pakai Baju". Lha kan lucu, kok ya pakai baju aja ngamuk, sampai gerung-gerung dan menggugah keingintahuan tetangga. Kalau sudah pakai pun enggan diganti, piye tho.... *emaknya garuk-garuk*
Pernah suatu hari, kelakuan ini saya turuti. Eh... tiba-tiba kabur telanjang. Bertamu di rumah tetangga pula. Hwaaaa..... :O
Begitu juga kalau pup, ngebujuknya untuk bebersih butuh waktu lebih dari 15 menit. Bahkan rela tidur dengan sekantung pup di celananya, fuih... *menghela nafas panjang*
Belum lagi ketika akhirnya Razka menurut untuk mengenakan baju, dengan mimik menggoda dia senyum-senyum manis dan... "Baaaak" ujarnya lucu setiap tangannya keluar dari sela lengan baju. Ooooohhhh..... so sweet, lunas sudah semua kekesalan bundanya :)
Besok apa lagi ulah yang akan diperbuat ya?
Pernah suatu hari, kelakuan ini saya turuti. Eh... tiba-tiba kabur telanjang. Bertamu di rumah tetangga pula. Hwaaaa..... :O
Begitu juga kalau pup, ngebujuknya untuk bebersih butuh waktu lebih dari 15 menit. Bahkan rela tidur dengan sekantung pup di celananya, fuih... *menghela nafas panjang*
Belum lagi ketika akhirnya Razka menurut untuk mengenakan baju, dengan mimik menggoda dia senyum-senyum manis dan... "Baaaak" ujarnya lucu setiap tangannya keluar dari sela lengan baju. Ooooohhhh..... so sweet, lunas sudah semua kekesalan bundanya :)
Besok apa lagi ulah yang akan diperbuat ya?
Jumat, 31 Juli 2009
Akalnya si 2 tahun
Karena Razka selalu dititipkan di "Oma's Daycare" maka banyak kejadian lucu yang Bunda dapat dari cerita Oma.
Kali ini Oma cerita bahwa semakin hari polah tingkah Razka makin lucu dan "nggemesin" [kalau gak boleh bilang bikin geleng kepala :D].
Oma: Tadi pagi, seperti biasa Razka linca-linci sampai jatuh terduduk di pot bunga. Celananya kotor dan pot nya pecah. Razka cuma bisa bengong. Terus pecahan pot dibersihin sama si mbak. Lucunya setelah pot bersih, Razka buru-buru mengambil pot yang disebelahnya dan langsung dipindah ke tempat pot bunga yang pecah.
Bunda: Hahahaha sepertinya dia takut ketahuan Opa tuh!
Ada-ada saja akal si dua tahun ini...
Kali ini Oma cerita bahwa semakin hari polah tingkah Razka makin lucu dan "nggemesin" [kalau gak boleh bilang bikin geleng kepala :D].
Oma: Tadi pagi, seperti biasa Razka linca-linci sampai jatuh terduduk di pot bunga. Celananya kotor dan pot nya pecah. Razka cuma bisa bengong. Terus pecahan pot dibersihin sama si mbak. Lucunya setelah pot bersih, Razka buru-buru mengambil pot yang disebelahnya dan langsung dipindah ke tempat pot bunga yang pecah.
Bunda: Hahahaha sepertinya dia takut ketahuan Opa tuh!
Ada-ada saja akal si dua tahun ini...
Selasa, 14 Juli 2009
Langganan:
Postingan (Atom)